Massimiliano Allegri di Ujung Tanduk: 3 Kekalahan Beruntun Bikin Napoli Mulai Cari Pengganti
Massimiliano Allegri berada di bawah tekanan berat setelah Napoli menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Massimiliano Allegri berada di bawah tekanan berat setelah Napoli menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi. Kekalahan 0-1 dari Arsenal di Liga Champions menjadi puncaknya, dan manajemen Napoli dikabarkan mulai menjajaki opsi pengganti, dengan Raffaele Palladino sebagai kandidat utama.
Tekanan Meningkat: Tiga Kekalahan Beruntun Napoli
Massimiliano Allegri kini menghadapi situasi paling sulit sejak menangani Napoli pada awal musim 2026/2027. Tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi membuat posisinya sebagai pelatih kepala mulai dipertanyakan.
Napoli takluk 1-2 dari Como dan 2-3 dari Inter Milan di Serie A, lalu dipermalukan Arsenal 0-1 di matchday pertama Liga Champions di Stadio Diego Armando Maradona. Hasil ini menempatkan Napoli dalam start terburuk mereka dalam seperempat abad terakhir.
Presiden klub Aurelio De Laurentiis dikabarkan sangat tidak puas dengan awal musim yang buruk ini. Ketidakpuasan itu juga dirasakan oleh basis penggemar Napoli yang semakin resah.
Mengapa Allegri Mulai Kehilangan Kepercayaan?
Catatan Start Terburuk dalam 25 Tahun
Untuk menemukan start Napoli yang lebih buruk dari ini, kita harus kembali ke musim 2000-2001. Saat itu, Napoli kalah tiga kali beruntun dari Juventus (1-2), Inter (1-3), dan Bologna (1-5) dalam tiga laga pertama Liga Italia.
Musim ini, Napoli membuka kompetisi dengan kemenangan 2-0 atas Genoa, tetapi setelah itu langsung menelan tiga kekalahan beruntun yang memalukan.
Rekam Jejak Allegri yang Dipertanyakan
Allegri datang ke Napoli dengan membawa reputasi buruk setelah dipecat AC Milan pada akhir musim lalu. Milan mendepaknya setelah gagal lolos ke Liga Champions, finis di posisi kelima dengan hanya dua kemenangan dari delapan laga terakhir Liga Italia.
Meskipun Allegri adalah salah satu pelatih paling berprestasi di Italia dengan enam gelar Serie A, lima Coppa Italia, dan tiga Supercoppa Italiana, keraguan tentang kemampuannya membangun proyek jangka panjang di Napoli terus menguat.
Siapa Kandidat Pengganti Allegri di Napoli?
Napoli dilaporkan telah mulai menjajaki opsi pengganti jika Allegri gagal membalikkan keadaan. Nama Raffaele Palladino muncul sebagai kandidat utama.
Raffaele Palladino: Kandidat Terdepan
Mantan pelatih Fiorentina ini dikabarkan sudah dipantau sebagai kandidat utama untuk menggantikan Allegri jika De Laurentiis memutuskan melakukan pergantian pelatih di tengah musim.
Palladino dikenal sebagai pelatih muda yang progresif dan telah menunjukkan kemampuan taktis yang mumpuni selama menangani Fiorentina. Usianya yang masih 42 tahun dianggap sebagai representasi pendekatan baru yang mungkin diinginkan Napoli.
Kandidat Lain yang Sempat Dikaitkan
Sebelum Allegri resmi ditunjuk, Napoli sebenarnya sempat mempertimbangkan beberapa nama lain. Vincenzo Italiano sempat menjadi kandidat terdepan sebelum akhirnya Allegri yang dipilih.
| Kandidat | Status | Catatan |
|---|---|---|
| Raffaele Palladino | Kandidat utama | Mantan pelatih Fiorentina, dipantau untuk pergantian tengah musim |
| Vincenzo Italiano | Sempat dikaitkan | Kini melatih Bologna, sempat menjadi kandidat terdepan sebelum Allegri |
| [Nama lain sesuai sumber] | — | [Sertakan sumber data di sini] |
Apa Kata Allegri Soal Kekalahan Beruntun Ini?
Allegri menolak panik meskipun menghadapi tiga kekalahan beruntun. Ia menilai secara permainan, Napoli menunjukkan peningkatan, terutama saat menghadapi Arsenal.
“Kami sempat beberapa kali melakukan kesalahan pada operan akhir, namun Arsenal adalah tim papan atas; mereka tidak hanya piawai menguasai bola, tetapi juga bertahan dengan sangat baik.” Massimiliano Allegri
Pelatih berusia 58 tahun itu juga menegaskan bahwa momen-momen sulit seperti ini memang bisa terjadi dalam satu musim. Ia meminta para pemain tetap tenang dan fokus pada pertandingan berikutnya melawan Bologna.
Ujian Berat di Bologna: Pertandingan Penentu
Napoli akan bertandang ke Stadio Renato Dall’Ara untuk menghadapi Bologna pada hari Minggu. Pertandingan ini bisa menjadi penentu masa depan Allegri di Napoli.
Jika Napoli kembali gagal meraih kemenangan, perubahan pelatih bisa semakin dipercepat. Manajemen Napoli dikabarkan sudah bersiap dengan skenario pergantian jika hasil buruk berlanjut.
Fakta penting:
-
Napoli saat ini berada dalam tekanan besar untuk meraih hasil positif
-
Bologna bukan lawan mudah, terlebih bermain di kandang sendiri
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Allegri dan Napoli
1. Apakah Massimiliano Allegri sudah resmi dipecat dari Napoli?
Belum. Allegri masih menjabat sebagai pelatih kepala Napoli, tetapi posisinya berada di ujung tanduk. Manajemen Napoli sudah mulai menjajaki opsi pengganti jika hasil buruk berlanjut.
2. Siapa yang paling berpeluang menggantikan Allegri?
Raffaele Palladino, mantan pelatih Fiorentina, saat ini menjadi kandidat utama untuk menggantikan Allegri jika Napoli memutuskan melakukan pergantian pelatih.
3. Berapa lama kontrak Allegri di Napoli?
Allegri menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun hingga Juni 2029 saat resmi ditunjuk sebagai pelatih Napoli pada Juli 2026.
Kesimpulan: Masa Depan Allegri di Napoli di Persimpangan
Posisi Massimiliano Allegri di Napoli benar-benar berada di ujung tanduk. Tiga kekalahan beruntun, termasuk kekalahan memalukan dari Arsenal di Liga Champions, telah membuat manajemen klub mulai mencari pengganti.
Pertandingan melawan Bologna pada akhir pekan ini akan menjadi ujian krusial. Kemenangan bisa meredakan tekanan, tetapi hasil buruk bisa menjadi pemicu perubahan yang tidak terhindarkan.
Apa pendapat Anda tentang masa depan Allegri di Napoli? Apakah ia masih layak diberi kesempatan, atau sudah saatnya Napoli mencari arah baru? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar!
